April 5, 2025

Citycleaningcompanyfw – Asal Usul Perkembangan Fashion & Laundry Yang Terpopuler di Dunia

Laundry, sebagai bisnis jasa pencucian pakaian, telah berkembang pesat seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat

Tips Mencuci Baju ala Laundry Bersih Wangi dan Tahan Lama

Tips mencuci baju ala laundry tidak hanya sekadar merendam dan membilas. Ada rajazeus login teknik khusus yang membuat pakaian tetap bersih, wangi tahan lama, serta tidak mudah rusak. Jika ingin hasil cucian seperti laundry profesional, ikuti beberapa tips berikut ini!


1. Pisahkan Pakaian Berdasarkan Warna dan Jenis Kain

Salah satu kesalahan umum saat mencuci adalah mencampur semua jenis pakaian dalam satu siklus cuci. Untuk hasil optimal, pisahkan pakaian berdasarkan:

  • Warna: Pisahkan pakaian putih, terang, dan gelap agar tidak luntur.

  • Jenis kain: Pakaian berbahan lembut seperti satin atau wol sebaiknya dicuci terpisah dari bahan kasar seperti jeans.


2. Gunakan Deterjen yang Tepat

Deterjen yang tepat akan membantu menjaga warna dan serat pakaian tetap awet. Berikut jenis deterjen yang bisa digunakan:

  • Deterjen cair: Cocok untuk pakaian berbahan lembut dan mencuci dengan tangan.

  • Deterjen bubuk: Efektif menghilangkan noda membandel di pakaian berwarna terang.

  • Deterjen khusus: Gunakan deterjen khusus untuk pakaian bayi atau pakaian berbahan sensitif.

Gunakan takaran yang sesuai agar deterjen tidak meninggalkan residu yang bisa membuat pakaian terasa kasar dan menyebabkan iritasi kulit.


3. Rendam dengan Pelembut dan Pewangi

Laundry profesional selalu menggunakan pelembut dan pewangi agar pakaian tetap segar dan lembut. Rendam pakaian selama 5–10 menit sebelum membilas untuk mendapatkan aroma yang tahan lama. Pilih pelembut yang mengandung teknologi long-lasting fragrance agar wangi bertahan sepanjang hari.


4. Jangan Terlalu Lama Merendam Pakaian

Merendam pakaian terlalu lama, terutama lebih dari 1 jam, bisa menyebabkan warna pakaian memudar dan kain menjadi rapuh. Untuk pakaian yang hanya terkena keringat biasa, cukup rendam selama 15–30 menit.


5. Gunakan Air Dingin atau Suhu yang Tepat

Suhu air sangat berpengaruh pada hasil pencucian. Gunakan aturan berikut:

  • Air dingin (≤ 30°C): Untuk pakaian berwarna, berbahan halus, dan pakaian yang mudah luntur.

  • Air hangat (30°C – 40°C): Untuk pakaian yang sangat kotor atau terkena noda minyak.

  • Air panas (≥ 50°C): Untuk handuk dan seprai agar lebih higienis, tetapi jangan gunakan untuk pakaian berwarna karena bisa memudarkan warna.


6. Teknik Mencuci yang Benar

Jika mencuci menggunakan mesin cuci, pilih mode pencucian yang sesuai dengan jenis kain. Sedangkan jika mencuci manual (dengan tangan):

  1. Usap perlahan bagian yang kotor dengan deterjen.

  2. Jangan memeras pakaian terlalu keras agar tidak merusak serat kain.

  3. Bilas hingga bersih, pastikan tidak ada sisa deterjen yang tertinggal.


7. Keringkan dengan Cara yang Tepat

  • Untuk menjaga bentuk pakaian, hindari memeras pakaian terlalu kuat.

  • Jemur pakaian di tempat yang teduh dan cukup angin agar warna tidak cepat pudar.

  • Untuk pakaian berbahan lembut, gunakan hanger saat menjemur agar tidak kusut.


8. Setrika dan Simpan dengan Benar

  • Gunakan setrika uap agar pakaian tidak terlalu panas dan tetap halus.

  • Untuk bahan seperti sutra atau wol, gunakan suhu rendah atau lapisi dengan kain tipis saat menyetrika.

  • Simpan pakaian yang sudah disetrika dalam lemari yang bersih dan beri pewangi pakaian agar tetap segar.

BACA JUGA DISINI: 9 Tips Mencuci Sepatu Converse agar Tetap Awet dan Bersih

Share: Facebook Twitter Linkedin

Comments are closed.